top
logo

Komentar Terbaru

Yayasan Yatim Piatu BMI

Yayasan Yatim Piatu BMI Peletakan batu pertama, 1 Juli 2010, di karawang

Welcome To Taiwan

Welcome to Taiwan

Visit INDONESIA

Welcome to Indonesia

Who's Online

We have 7 guests online

Statistics

Members : 19
Content : 220
Web Links : 11
Content View Hits : 99312

feed-image Feed Entries
Home Panduan Agama Puasa di Bulan Sya’ban
Puasa di Bulan Sya’ban PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 01 August 2009 14:37

Aisyah r.a. berkata,

“Rasulullah melakukan puasa (sunnah) sehingga kami mengatakan, ‘Beliau tidak pernah berbuka.’ Dan, beliau berbuka (tidak berpuasa) sehingga kami mengatakan, ‘Beliau tidak pernah berpuasa.’ Saya tidak melihat Rasulullah menyempurnakan puasa sebulan kecuali Ramadhan. Saya tidak melihat beliau berpuasa (sunnah) lebih banyak daripada puasa di bulan Sya’ban. (Dan dalam satu riwayat: “Nabi tidak pernah melakukan puasa (sunnah) dalam suatu bulan yang lebih banyak daripada bulan Sya’ban. Karena, beliau sering berpuasa dalam bulan Sya’ban sebulan penuh.)

Rasulullah bersabda,

‘Lakukan amalan menurut kemampuanmu, karena Allah tidak pernah merasa bosan terhadap amal kebaikanmu sehingga kami sendiri yang bosan.’ Dan, shalat (sunnah) yang paling dicintai Nabi adalah yang dilakukan secara kontinu, meskipun hanya sedikit. Apabila beliau melakukan suatu shalat (sunnah), maka beliau melakukannya secara kontinu.”

Aisyah r.a. berkata,

“Saya biasa mempunyai tanggungan puasa Ramadhan, dan saya tidak dapat mengqadhanya melainkan di bulan Sya’ban.” Yahya berkata, “(Hal itu karena) sibuk dengan urusan Nabi.”

 

 

Last Updated on Saturday, 01 August 2009 14:41
 

Comments  

 
# adji 2009-08-07 01:43
mw tanya ya ???? puasa bulan sa'ban nya kapan???

makasih wass.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# zara djamil 2009-08-07 02:27
ap keutamaan bulan sya'ban itu???????????
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# muslimtainan 2009-08-07 05:30
Bulan Sya'ban adalah bulan mulia yang disunnahkan bagi kaum muslimin untuk banyak berpuasa. Hal ini ditegaskan dalam hadits shahih berikut: "Dahulu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berpuasa sehingga kami mengatakan dia tidak pernah berbuka, dan dia berbuka sampai kami mengatakan dia tidak pernah puasa. Saya tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menyempurnakan puasanya selama satu bulan kecuali Ramadhan, dan saya tidak pernah melihat dia berpuasa melebihi banyaknya puasa di bulan Sya'ban." (HR. Bukhari No. 1868). Kapannya bisa dilakukan lebih sering dari biasanya, akan tetapi ada hadits lain yang melarng puasa ketika melewati pertengahan sya'ban. Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,'Apabila bulan sya'ban
telah terlewati separuhnya, maka janganlah berpuasa. (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan yang empat). Imam As-Suyuti menyebutkan bahwa derajat hadits ini hasan meski imam Ahmad
mengatakannya dhaif. Sedangkan Ibnu Hibban mengatakan bahwa hadits ini shahih.
Ada yang diharamkan, yaitu puasa pada hari syak (hari yang diragukan), dalilnya: "Janganlah salah seorang kalian mendahulukan Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari, kecuali bagi seseorang yang sedang menjalankan puasa kebiasaannya, maka puasalah pada hari itu." (HR. Bukhari No. 1815)
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# muslimtainan 2009-08-07 05:43
Keutamaan bulan sya'ban sungguh besar. seperti dalam hadits "Bulan Sya'ban, ada di antara bulan Rajab dan Ramadhan, banyak manusia yang melalaikannya. Saat itu amal manusia diangkat, maka aku suka jika amalku diangkat ketika aku sedang puasa." (dari HR. An Nasai dalam kitab Al Amali, statusnya hasan).
Akan tetapi hati2 ada hadits berikut, ini munkar (palsu): "Rajab adalah bulannya Allah, Sya'ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulannya ummatku."
Tentang nisfu sya'ban, hadits-hadits yang meriwayatkan tentang keutamaannya adalah dha'if dan tidak boleh menjadikannya sebagai pegangan, sedangkan hadits-hadits tentang keutamaan shalat pada malam tersebut, semuanya adalah maudhu' (palsu).
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# muslimchiayi 2009-08-11 02:44
saya ingin menanggapi mengenai hadits yang diriwayatkan Ahmad di atas, bagaimana dengan yang biasa melaksanakan puasa senin-kamis? Hari senin ini pas tanggal 19 Sya'ban. Saya kira hal tersebut berdasarkan kemantapan juga, apakah tetap melaksanakan puasa senin-kamis atau tidak meski telah melewati separuh bulan sya'ban, karena tidak ada larangan tegas mengenai hal ini
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# muslimtainan 2009-08-19 08:58
untuk puasa senin kamis tidak masalah walau telah memasuki pertengahan bulan sya'ban. yang menjadi perhatian pada hadits tersebut adalah puasa yang diniatkan untuk puasa sya'ban.
salam, abu fatih
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Radio MIT



Login Form



IC3T

Indonesian Committee for Science and Technology Transfer in Taiwan

Partner

Artikel islam di web ini, berasal dari Dakwatuna.com

MQFM Bandung

Mailing List

 

Mailing List Muslim Indonesia di Taiwan

 

Bantuan Hukum

 

Bantuan Hukum

 

Portal Berita Bantuan Hukum

Waktu Sholat


bottom
top
KMIT :: Keluarga Muslim Indonesia Taiwan on Facebook

bottom

Powered by Joomla!. Designed by: Joomla Templates, web hosting. Valid XHTML and CSS.