top
logo

Komentar Terbaru

Yayasan Yatim Piatu BMI

Yayasan Yatim Piatu BMI Peletakan batu pertama, 1 Juli 2010, di karawang

Welcome To Taiwan

Welcome to Taiwan

Visit INDONESIA

Welcome to Indonesia

Who's Online

We have 5 guests online

Statistics

Members : 19
Content : 220
Web Links : 11
Content View Hits : 99374

feed-image Feed Entries
Home Berita Aktivitas Tabligh Akbar Taichung bersama Ust. Ahmad Al Habsyi
Tabligh Akbar Taichung bersama Ust. Ahmad Al Habsyi PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 24 February 2010 23:02

Taichung [KMIT-Online] Ahad, 21 Februari 2010, bebarengan dengan tabligh akbar FKKBWIT di Tainan, IMIT-Taichung sukses menyelenggarakan tabligh akbar yang menghadirkan Ustadz Ahmad Al Habsyi dari Indonesia sebagai pembicara. Acara dimulai dengan tampilan rebana dari MTYT Taipei, FOSMIT Chungli dan IMIT Taichung. Cuaca yang cerah hari itu menambah semarak acara, mengingat seminggu sebelumnya Taiwan terus menerus diguyur hujan dan diterpa suhu yang sangat dingin.

Sekitar pukul 14.30, tausyiah dari Ustadz Ahmad Al Habsyi pun dimulai. Hikmah-hikmah yang diutarakan mampu menyerap perhatian ratusan peserta tabligh akbar yang hadir. Dengan sesekali melotarkan guyonan segar, pesan pesan moral pun tetap tersampaikan dengan baik. Diantaranya tentang pentingnya seseorang menjadi ahli manfaat, atau bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Menjadi ahli manfaat bisa lebih baik daripada menjadi ahli ibadah, karena seorang ahli ibadah hanya baik untuk dirinya sendiri, sedangkan ahli manfaat bisa membuat orang lain menuju kebaikan, akan tetapi jauh lebih baik lagi jika bisa menjadi ahli ibadah sekaligus ahli manfaat.


Tausyiah yang lainnya adalah perlunya manusia untuk introspeksi setiap hari, seperti bagaimana para sahabat dulu selalu melakukan evaluasi. Lalu apa saja yang perlu kita evaluasi? Ada 3 komponen penting yang harus senantiasa kita koreksi, pertama, ilmu apa yang belum kita kuasai. Kedua, maksiat apa yang belum kita tinggalkan, ketiga, saudara mana yang belum kita silaturahim. Hal tersebut perlu kita lakukan agar kita tidak menjadi orang yang merugi. Sebab apabila amalan baik kita hari ini sama dengan kemarin, maka sesungguhnya kita adalah orang yang merugi.

Menjadi baik bisa jadi mudah dilakukan, tetapi menjaga keistiqomahan dalam kebaikan seringkali sangat berat untuk dijalani. Untuk itulah Ustadz Ahmad Al Habsy menggunakan filosofi ikan. Dimana sang ikan hanya akan hidup dan merasa nyaman bila berada di dalam air. Dimanapun tempatnya berada, tetap akan selalu ada air. Itulah istiqomah. Begitupun kita sebagai umat muslim dan juga orang Indonesia, haruslah tetap konsisten dengan iman kita, tetap menjaga ibadah kita dan juga menjaga budaya kita, jangan sampai terpengaruh oleh kebudayaan bangsa lain yang tidak baik.

Akhirnya selalu ingat akan Allah, serta ingat akan kematian insya Allah akan bisa menjaga kita dari hal-hal maksiat.

Acara selesai jam 4 sore dengan ditutup do’a oleh Ust Ahmad Al Habsyi, para peserta tak kuasa menahan air mata. Do’a penutup yang sangat indah dan mengharukan. Kalimat-kalimat syahdunya mampu mengetuk sekian banyak pintu hati peserta. Semoga hati-hati semua umat muslim yang hadir menjadi lebih bersinar sekembali dari acara tabligh akbar tersebut. Amin. [Lilik Supriyanti]


Last Updated on Thursday, 25 February 2010 23:09
 

Add comment


Security code
Refresh

Radio MIT



Login Form



IC3T

Indonesian Committee for Science and Technology Transfer in Taiwan

Partner

Artikel islam di web ini, berasal dari Dakwatuna.com

MQFM Bandung

Mailing List

 

Mailing List Muslim Indonesia di Taiwan

 

Bantuan Hukum

 

Bantuan Hukum

 

Portal Berita Bantuan Hukum

Waktu Sholat


bottom
top
KMIT :: Keluarga Muslim Indonesia Taiwan on Facebook

bottom

Powered by Joomla!. Designed by: Joomla Templates, web hosting. Valid XHTML and CSS.