|

Kaohsiung [KMIT-Online] Ustadz Deni Triesnahadi atau biasa dipanggil Abu Syauqi menjadi pembicara tunggal pada acara Tabligh Akbar yang diselenggarakan Ikatan Warga Muslim Indonesia di Taiwan (IWAMIT), 20/12. Acara yang merupakan rangkaian Muktamar Keluarga Muslim Indonesia di Taiwan (KMIT) ke 2 ini didukung penuh oleh KMIT dan Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT).

Di hadapan Jama'ah Tabligh Akbar yang memadati Gedung Kaohsiung Municipal Senior High School, Ustadz pendiri Rumah Zakat Indonesia (RZI), berkali kali mengingatkan akan pentingnya setiap muslim untuk selalu memupuk keimanan pada Allah, dimanapun dan kapanpun. Beliau juga mengingatkan akan sejarah awal awal masuknya Islam di Nusantara, yang menurut Ustadz kelahiran Bandung, 11 Februari 1968 ini, sangat mirip dengan kondisi Taiwan saat ini. "Bukan tidak mungkin, Para pekerja Indonesia di Taiwan akan menjadi Penyebar Islam di Bumi Naga Kecil ini, sebagimana dengan Para Pedagang dan Ulama yang datang ke Nusantara ketika masyarakat Indonesia saat itu belum mengenal Islam", terangnya.
Dalam ceramah panjangnya, Ustz Abu, banyak bercerita tentang perjuangan mendirikan lembaga sosial Rumah Zakat Indonesia. Ustadz pengusaha inipun banyak memberikan berbagai trik untuk menjadi pengusaha. "Orang orang sholeh harus bisa mandiri, memiliki penghasilan dari berbisnis agar tidak tergantung orang lain, Islam tidak melarang orang untuk kaya, bahkan kalau kita lihat 9 dari 10 sahabat yang dijamin masuk surga adalah para pengusaha sukses", tambahnya.
Motivasi dan cerita seputar bisnis terasa sangat menarik, karena dibawakan langsung oleh seorang pengusaha dengan pengalaman berbisnis yang panjang.
Saat ini, Ustz Abu adalah Ketua Dewan Pembina Rumah Zakat Indonesia (2005 - sekarang), Komisaris PT. Citra Niaga Abadi Holding Company, Komisaris PT. Niaga Ummul Quro, Komisaris PT. Agro Makmur Abadi, Komisaris PT. Sentra Ternak Indonesia, Komisaris PT. Insan Mulia Investama, Pembina LKMS Mozaik dan Ketua IKADI Jawa Barat (2007 - Sekarang). Sebelumnya beliau adalah President Director Rumah Zakat Indonesia (1998 - 2005) dan Pembina Rumah Entertainment Indonesia (2004 - 2007). [kmit]
Berita WarnaIslam.Com


 |