|

Kaohsiung [KMIT-Online] Hari Ahad, 15 November 2009, rihlah IWAMIT (Ikatan Warga Muslim Indonesia di Taiwan) yang merupakan agenda tahunan organisasi yang bermarkas di Masjd Jami’ Kaohsiung ini, akhirnya dilaksanakan. Kali ini Kenting yang berlokasi di Pingtung County menjadi tempat yang dituju rombongan IWAMIT. Pukul 8.30 pagi, dua buah bus yang disesaki oleh 90 orang teman-teman TKI yang berdomisili di sekitar wilayah Kaohsiung dan juga dua orang mahasiswa perwakilan FORMMIT (Maryono dan Bunga Primasari) siap berangkat menuju Maobitou, Kenting National Park dan Eluanbi. Gerimis di subuh hari yang diikuti mendung pada pagi harinya tak menyurutkan semangat peserta rihlah untuk menikmati seluruh rangkaian acara yang telah rapi disusun oleh panitia rihlah. Diawali dengan pembekalan, sarapan pagi, sosialisasi tentang IWAMIT dan taushiyah, acara terus bergulir dari sebelum menaiki bus hingga selama perjalanan.
Tak sampai dua jam, bus telah sampai di Maobitou, tempat yang merupakan satu dari dua titik terujung di bagian selatan Pulau Taiwan. Tak menunggu lama, rombongan langsung turun dari bus, melebur bersama pengunjung lokal dan menikmati indahnya Maobitou. Angin laut yang bertiup kencang, laut yang berkilauan, serta birunya langit menemani suasana tadabbur alam. Kurang lebih 45 menit kemudian, rombongan sudah kembali ke bus yang segera melaju ke Kenting National Park. Tepat pukul 12.00, rombongan sampai di tempat wisata yang dalam bahasa Cina disebut K?nd?ng Gúoji? G?ngyuán (?????? ) tersebut. Setelah sholat berjama’ah, rasa lapar yang mendera para peserta sontak sirna dengan jamuan menu makan siang spesial dari Pak Zaenal. Setelah selesai dengan makan siang yang penuh dengan suasana kekeluargaan, panitia rihlah mencoba menarik perhatian peserta dengan acara pembagian doorprize. Berbagai macam hadiah, dari mulai sepatu boots, kalung, kaos, buku tuntunan sholat dan do’a sehari-hari, diterima oleh para peserta yang berhasil menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh panitia. Setelah acara pembagian doorprize berakhir, panitia segera menggiring peserta untuk menaiki bus yang dengan segera melaju ke tempat tujuan terakhir. Eluanbi yang terkenal dengan lighthouse-nya dan karang-nya yang indah, akhirnya menjadi objek wisata pamungkas untuk acara rihlah IWAMIT tahun ini. Pukul 18.25, rombongan sampai di Masjid Jami’ Kaohsiung dan segera pulang ke tempat tinggal masing-masing. [bungkil]
 |