Komentar Terbaru
Ya Allah Berkahilah Kami di Bu...
Saudara kabareskrim yang semoga dimuliakan Allah, ...
Ya Allah Berkahilah Kami di Bu...
Bijaklah dalam memberi nasehat, meskipun Anda dala...
Ya Allah Berkahilah Kami di Bu...
saya yakin Allah mengahrgai kalau anda beramal mes...
Buku Tamu
Assalamu'alaikum wrwb Alhamdulillah senang sekali ...
Buku Tamu
assalamualaikum .wr.wb salam kenal tuk keluarga be...
Who's Online
We have 6 guests onlineStatistics
Members : 19Content : 220
Web Links : 11
Content View Hits : 99392
| Antrean TKI di Bandara Soetta Menuai Protes |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Tuesday, 09 June 2009 18:55 |
|
Jakarta [KMIT-Online] Antrean panjang tenaga kerja Indonesia (TKI) hingga 200 meter ke pintu masuk ruang tunggu di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta diprotes banyak pihak. Petugas mengaku kekurangan personel, sehingga pemeriksaan hanya ditangani satu orang. Penumpukan antrean TKI sudah terjadi sejak pintu ke meja pelaporan check in, Minggu (7/6). Tidak kurang 500 TKI bergerombol duduk di lantai. TKI umumnya hendak berangkat ke Jeddah, Hongkong, Taiwan, Malaysia, dan Singapura. Mereka terpaksa lesehan di lantai karena minimnya fasilitas tempat duduk. "Belum berangkat saja kok sudah diperlakukan seperti ini," kata Sumarni (22), TKI asal Cirebon, Jawa Barat. Rombongan komisaris serta direktur PT Garuda Indonesia yang hendak berangkat ke Kuala Lumpur sempat tertahan antrean TKI. Komisaris PT Garuda Indonesia Adi Rahman Adiswoso sempat mempertanyakan terjadinya antrean panjang tersebut. Beberapa calon penumpang juga meminta penambahan jumlah petugas agar panjang antrean segera berkurang. "Saya malah dibentak petugas, karena minimnya personel," kata Adi Rahman yang menyesalkan kondisi seperti itu di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Adi pun mengontak Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II Rinaldo yang berjanji segera mencari solusi agar antrean tidak terulang. "Petugas bandara pasti sudah tahu jadwal keberangkatan TKI, sehingga bisa memaksimalkan pelayanan," kata Adi. Pelayanan secara maksimal harus dinikmati seluruh calon penumpang, karena biaya jasa sama, yakni Rp 150.000 per penumpang tujuan luar negeri. [Agnes Swetta Br. Pandia, KOMPAS] |
| Last Updated on Monday, 12 April 2010 22:53 |
Radio MIT
Login Form
Waktu Sholat
Feed Reader
- Wanita-wanita Penghuni Surga
- Hikmah Diutusnya Para Rasul (Bagian ke-1)
- Istri Din Syamsuddin Meninggal Dunia
- Wanita-Wanita Pengukir Sejarah (bagian ke-11): Maimunah
- MUI: Bank Sperma Haram, Bank ASI Boleh
- Cluster Discussion IC3T- Cluster of Economy : Quo Vadis Hubungan Ekonomi Indonesia Taiwan
- Board IC3T Raih Penghargaan Internasional IEEE
- Cluster of Engineering-IC3T “An Introduction to Semiconductor Testing”
- Cluster of Agriculture-IC3T “Orchid Breeding Technology in Taiwan”
- Cluster Discussion: Engineering













