top
logo

Latest Comments

AISC Taiwan

Annual Indonesian Scholar Conference in Taiwan

Home Berita Seputar Taiwan TKI Tewas Dalam Kecelakaan Kerja di Hsinchu
TKI Tewas Dalam Kecelakaan Kerja di Hsinchu PDF Print E-mail
Written by TimMedia   
Tuesday, 10 November 2009 11:05

Tulungagung [KMIT-Online] Agus Purnomo (31), Tenaga Kerja Indonesia asal Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, tewas saat bekerja. Ia tewas setelah tertimpa gulungan baja di tempat ia bekerja, di sebuah pabrik pipa (Pabrik Tian Sheng Steel) di daerah Hsinchu, Taiwan.

Saiful Harsori (28) adik korban, Minggu mengemukakan, keluarga mendapat kabar duka tersebut sejak 20 Agustus kemarin, atau sehari setelah kejadian berlangsung (19/8). "Ada keluarga yang mengabarkan jika Mas Agus meninggal dunia setelah terimpa gulungan baja di pabrik," katanya mengungkapkan. Menurut dia, rekan-rekan di sana (Taiwan) sempat membawanya ke rumah sakit terdekat, untuk mendapat perawatan. Sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan setelah ia mengalami pendarahan hebat di bagian kepala.
Saiful juga mengungkapkan, kakaknya tersebut berangkat ke Taiwan sejak Mei 2009 lalu. Sebelumnya, ia juga sudah pernah bekerja di sana pada 2004 lalu. Namun, saat disinggung PJTKI bersangkutan yang memberangkatkanya, ia mengaku tidak mengetahuinya.

Jenazah korban baru tiba di rumah duka Minggu (8/11) pagi. Oleh keluarga, jenazah langsung disalatkan sebentar dan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat. "Keluarga sudah ikhlas dengan kepergian korban," katanya dengan wajah yang masih sedih. Walaupun kabar kematiannya sudah tiga bulan lalu, istri korban, Juwita Puspita (28) masih terlihat sedih.

Dari pernikahanya dengan Juwita, Agus yang merupakan anak pasangan Didin (60) dan Sutin (58) tersebut dikarunai seorang anak perempuan bernama Ayu, yang saat ini masih berusia sembilan tahun.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung, Haryono mengatakan, pihaknya siap membantu pengurusan hak-hak korban, seperti asuransi, santunan, serta gaji. "Kami siap membantu tentang hak-hak korban. Jika ia berangkat secara resmi, kami akan berupaya untuk memberikan haknya, tetapi, jika di luar jalur resmi tersebut, kami kesulitan untuk membantunya," kata Haryono. [antara_news]

 

Comments (0)Add Comment

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger

security code
Write the displayed characters


busy
Last Updated on Tuesday, 10 November 2009 11:23
 

Radio Perantau

Login Form



Waktu Sholat

Mailing List

 

Mailing List Muslim Indonesia di Taiwan

 

Bantuan Hukum

 

Bantuan Hukum

 

Portal Berita Bantuan Hukum

Partner

Artikel islam di web ini, berasal dari Dakwatuna.com

Who's Online

We have 10 guests online

Statistics

Members : 36
Content : 177
Web Links : 11
Content View Hits : 45924

Visit INDONESIA

Welcome to Indonesia

Welcome To Taiwan

Welcome to Taiwan

bottom
top

bottom

Powered by Joomla!. Designed by: Joomla Templates, web hosting. Valid XHTML and CSS.